HARIANMEMOKEPRI.COM – Warga Pulau Duyung, Kecamatan Katang Bidare, Kabupaten Lingga, mengeluhkan minimnya akses jaringan internet yang hingga kini masih menjadi persoalan serius di wilayah tersebut.

Di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat, masyarakat Pulau Duyung justru masih kesulitan memperoleh jaringan komunikasi yang stabil untuk kebutuhan sehari-hari.

Salah seorang putra daerah Pulau Duyung, Jupri, mengatakan kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama dan hingga kini belum mendapat perhatian serius.

Menurutnya, internet saat ini telah menjadi kebutuhan penting masyarakat, baik untuk pendidikan, komunikasi, pekerjaan maupun akses informasi.

“Sekarang internet sudah menjadi kebutuhan utama masyarakat. Tapi warga di Pulau Duyung masih harus berjuang mencari sinyal,” kata Jupri kepada Harianmemokepri.com, Selasa (19/5/2026).

Ia menjelaskan, Pulau Duyung sebenarnya berada di lokasi yang cukup strategis karena berada di jalur pelayaran Tanjungpinang-Lingga dan menjadi titik singgah kapal feri.

Namun hingga kini, kualitas jaringan internet di wilayah tersebut masih sangat terbatas.

“Pulau Duyung ini bukan daerah yang terisolasi. Kapal feri juga singgah di sini, jadi sangat disayangkan kalau akses internet masih sulit,” ujar Jupri.

Jupri mengungkapkan, warga sering kali harus mencari titik tertentu agar bisa mendapatkan sinyal yang lebih baik.

Bahkan ada warga yang naik ke bukit hingga memanjat pohon demi bisa mengakses internet maupun melakukan panggilan komunikasi.

“Kalau mau sinyal bagus, warga harus naik ke tempat tinggi. Ada juga yang sampai memanjat pohon supaya bisa akses internet,” ungkap Jupri.

Ia menilai kondisi tersebut sangat menyulitkan masyarakat, terutama pelajar yang membutuhkan internet untuk belajar serta nelayan yang memerlukan komunikasi saat melaut.

“Anak sekolah sekarang banyak yang membutuhkan internet untuk belajar. Nelayan juga perlu komunikasi saat di laut,” jelasnya.

Jupri berharap pemerintah daerah maupun pemerintah pusat dapat segera menghadirkan solusi terhadap persoalan jaringan telekomunikasi di wilayah kepulauan, khususnya Pulau Duyung.

Menurutnya, pemerataan akses internet merupakan bagian penting dari pembangunan yang harus dirasakan seluruh masyarakat tanpa terkecuali.

“Jangan sampai masyarakat pulau terus tertinggal. Kami juga punya hak yang sama untuk menikmati akses komunikasi yang layak,” tutupnya.