Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Tanjungpinang, Meitya Yulianty, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan lanjutan dari program koleksi perpustakaan daerah.
Sebelumnya, pihaknya juga telah melaksanakan bedah buku Adat Perkawinan Melayu karya Tamrin Dahlan pada 16 Juli 2025.
“Tujuannya agar masyarakat lebih dekat dengan karya penulis lokal dan terinspirasi untuk menulis. Kami berharap peserta dapat menjadi agen literasi di lingkungan masing-masing,” jelas Meitya.
Diskusi buku Melayukah Aku? menghadirkan narasumber Rendra Setyadiharja dan diikuti oleh 50 peserta yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, dosen, guru, pegiat literasi, hingga masyarakat umum.

