“Kami telah mempersiapkan infrastruktur, sistem, dan personel sejak jauh hari untuk memastikan para penumpang dapat menikmati perjalanan dengan aman dan nyaman selama libur Nataru,” ujarnya.

Dalam mengantisipasi lonjakan penumpang selama periode Nataru, Tonny menambahkan bahwa SPMT Tanjungpinang telah menerapkan langkah persiapan, seperti penyiapan fasilitas operasional dan pendukung, serta penerapan teknologi terkini.

Selain itu, prioritas utama adalah koordinasi dengan Kementerian Perhubungan, instansi pemerintah, dan para pemangku kepentingan di pelabuhan untuk memastikan keselamatan, keamanan, dan kelancaran aktivitas penumpang.

“Kelancaran layanan penumpang periode Nataru ini juga didukung oleh adanya Posko Angkutan Nataru terpadu yang bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan. Posko ini berfungsi sebagai pusat pengawasan, koordinasi, dan informasi untuk memantau kenyamanan dan keselamatan penumpang,” terang Tonny.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Tanjungpinang, Capt. Dwi Yanto, menjelaskan bahwa kesuksesan layanan penumpang selama Nataru tidak terlepas dari kerja sama yang baik di antara para pemangku kepentingan di pelabuhan.