HARIANMEMOKEPRI.COM — Polsek Tanjungpinang Barat menggelar Ngopi Bareng bersama Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pengawas Kecamatan se Kecamatan Tanjungpinang Barat, Jumat (13/2023) malam.

Kegiatan Ngopi Bareng Polsek Tanjungpinang Barat ini berlangsung di Kedai Top Kopi Jln Usman Harun Teluk Keriting (Lapangan Futsal Orlando) dengan membahas pelaksanaan Pemilu 2024 agar tetap kondusif khususnya di Tanjungpinang Barat.

Baca Juga: Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Di Masjid Nurul Iman Kijang, Ustadz Syam Ajak Teladani Rasulullah SAW

Kapolsek Tanjungpinang Barat Iptu Andri Warman mengatakan tujuan pada Ngopi Bareng ini untuk bersilaturahmi sekaligus menyamakan persepsi bersama dalam menghadapi pelaksanaan Pemilu 2024 nanti.

“Tujuannya satu, kegiatan ini adalah silaturahmi dan saling kenal meskipun kita dengan pakaian serta tugas berbeda-beda dengan berbagai kesibukan namun kita punya satu tujuan nanti tahun 2023-2024 yakni mensukseskan Pilpres dan Pilkada,” jelas Iptu Andri.

Baca Juga: Kejati Kepri Lakukan Eksaminasi Di Kejari Natuna Dalam Tangani Perkara Mulai Pra Penuntutan Hingga Eksekusi

Kapolsek Tanjungpinang Barat Iptu Andri melanjutkan dari hasil pertemuan antara Bawaslu, KPU dengan Kapolresta Tanjungpinang yaitu untuk wilayah Tanjungpinang Barat tidak ada kategori TPS yang rawan.

Selain itu, wilayah Tanjungpinang Barat terdapat satu TPS khusus di Rutan Tanjungpinang. Oleh karena itu Iptu Andri menekankan agar mewaspadai adanya serangan fajar seperti pada Pemilu 2014 dan 2019 yang lalu.

Baca Juga: Pj Walikota Tanjungpinang Buka Pengenalan Investasi Legal/Ilegal Kepada Anak Guru Dan OJK Perwakilan Kepri

“Hal ini menjadi penekanan kami dari Kepolisian untuk bekerjasama dengan Panwascam untuk mewaspadai adanya serangan fajar,” ujarnya.

Ketua Panwascam Tanjungpinang Barat Zulman menjelaskan pada tahapan saat ini masyarakat kurang peduli terhadap penyusunan data pemilih. Tapi pada hari H tidak dapat undangan pencoblosan maka baru kebingungan mengetahui lokasi TPS.

Baca Juga: Gali Ilmu Literasi Digital Bagi Generasi Milenial, Selly Febrilia:Jangan Umbar Sensasi Tapi Kasih Prestasi

“Kami sering beberapa kali berkoordinasi dengan PPK terdapat kerancuan terhadap daftar pemilih tambahan (DPTb) misalnya pindah tempat dari luar daerah dan sudah keluar KTPnya tapi pas hari H tidak keluar DPT ini sangat bahaya,” terang Zalman.

Masih kata Panwascam Tanjungpinang Barat, atas hal tersebut pihaknya belum mendapatkan jawaban mengingat sangat krusial dengan kejadian ini bahkan kasus itu memiliki unsur pidana karena dapat menghilangkan hak seseorang.

Baca Juga: BPBD Kabupaten Bintan Pasang Himbauan Larangan Di Areal Waduk Retensi, Antisipasi Hal Tidak Diinginkan

“Beberapa kali koordinasi dengan PPK dan jajarannya atau di KPU terkait hal ini saya masih belum dapat jawaban atau regulasi tersebut,” lanjut Zulman.

Hal senada juga diungkapkan Camat Tanjungpinang Barat Haposan Siregar mari bersama sama dan sepakat dalam mengawal pelaksanaan pesta demokrasi nanti.

Baca Juga: Leg Pertama Kualifikasi Piala Dunia Indonesia vs Brunei Darussalam, Sananta Cetak Dua Dimas Drajat Hattrick

“Saya yakin dengan kolaborasi seluruh elemen masyarakat maka pelaksanaan Pemilu nantinya berjalan dengan lancar. Saya harapkan kepada PPK dan Panwascam bisa memberikan informasi kepada masyarakat,” tutur Haposan.

Ketua PPK Tanjungpinang Barat Safrizal menghimbau kepada masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya serta mensukseskan Pemilu 2024 nanti.

Baca Juga: KPU Kota Tanjungpinang Terima Ribuan Bilik Suara Tahap Pertama, Faizal: Tahap Kedua Perkirakan Bulan Januari

“Kami menghimbau kepada masyarakat Tanjungpinang Barat untuk menggunakan hak pemilihannya dalam Pemilu 2024 serta sama sama mensukseskan pemilu nanti,” ucapnya.

Dirinya juga mengajak Forum RT RW mengecek warganya apakah termasuk dalam DPT (Dalam Pemilih Tetap) apabila belum termasuk DPT maka bisa mengecek lewat DPT online.

Baca Juga: Hasan Bersama OPD Gelar Rakor Periode Oktober Membahas RPJPD Hingga HUT Otonom Kota Tanjungpinang Ke 22

“Apabila ada warga yang tidak mengetahui apakah termasuk dalam DPT atau tidak maka bisa di cek melalui DPT online. Jarak antara TPS dengan pemukiman di Tanjungpinang Barat masih bisa terjangkau oleh masyarakat,” tutur Safrizal.