Para Mahasiswa PMII Tanjungpinang Bintan ini melihat pembangunan Fly Over Basuki Rahmat belum genap setahun telah terjadi keretakan.
Ridho Al Waliyu selaku koordinator lapangan menyampaikan ada dua isu yang dibawa oleh Mahasiswa PMII Tanjungpinang Bintan pertama masalah pembangunan Fly Over yang katanya urgensi untuk solusi kemacetan lalu lintas.
“Kami memperhatikan tidak ada kemacetan di daerah tersebut (Basuki Rahmat_red). Kalau berbicara kemacetan, Batu 9, Batu 6 dan batu 7 itu macet,” jelas Ridho.
Dirinya melanjutkan kalau ini menjadi solusi karena permasalahan kecelakaan, mengingat masa lalu di Km 6 tepatnya tugu adipura pernah mengalami kecelakaan tragis.
“Kenapa tidak disitu, pak Ansar Ahmad itu mengatakan bahwasannya dua alasan fly over itu dibangun salah satunya sebagai tempat wisata. Maksud saya sejak kapan fly over dijadikan destinasi wisata jika memang dijadikan destinasi pariwisata kenapa dalam waktu satu tahun sudah memiliki kerusakan,” lanjutnya.

