HARIANMEMOKEPRI.COM — Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol Heribertus Ompusunggu memimpin upacara gelar pasukan Operasi Patuh Seligi 2023 di Halaman Mapolresta Tanjungpinang, Senin (10/2023).

Saat ini pelaksanaan Operasi Patuh Seligi 2023 sudah mulai dilakukan serentak se-Indonesia dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas sehingga angka pelanggaran terhadap lalu lintas menurun.

Baca Juga: Pastikan Anak Tumbuh Serta Berkembang Optimal, Ansar Lanjutkan Program Pencegahan Stunting

Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol Heribertus Ompusunggu dalam amanatnya mengatakan pentingnya Operasi Patuh Seligi 2023 yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Polda dan jajaran.

Tema Operasi Patuh Seligi 2023 ini adalah Patuh dan Tertib Berlalu Lintas Cermin Mobilitas Bangsa, yang bertujuan menjawab perkembangan cepat dan dinamis dalam lalu lintas sebagai konsekuensi dari peningkatan jumlah kendaraan bermotor dan populasi penduduk.

Baca Juga: Operasi Patuh Seligi 2023 Mulai Di Gelar, Kapolres Bintan Beri Penekanan Kepada Personil

“Dalam semester pertama tahun 2022, jumlah pelanggaran lalu lintas di wilayah Polda Kepri mencapai 2.511, dengan pelanggaran tidak menggunakan helm SNI, melawan arus, dan pengemudi di bawah umur menjadi pelanggaran dominan,” jelasnya. 

Selain itu Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol Heribertus Ompusunggu melanjutkan tercatat 37 kejadian kecelakaan lalu lintas dengan korban meninggal dunia 4 orang, luka berat 6 orang, luka ringan 47 orang, dan kerugian materi sebesar Rp22.700.000.

Baca Juga: Perda Kawasan Tanpa Asap Rokok Akan Direvisi DPRD Kota Batam

“Oleh karena itu, Operasi Patuh Seligi Tahun 2023 diharapkan dapat membangun ketertiban berlalu lintas guna mewujudkan keselamatan yang presisi sesuai dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan,” ujar Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol Heribertus Ompusunggu. 

Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol Heribertus Ompusunggu juga berharap seluruh personel Polri dan stakeholder terkait dapat mendukung terwujudnya keselamatan dan ketertiban berlalu lintas, dengan menekankan penurunan jumlah kecelakaan dan fatalitas korban.

Baca Juga: Pelatihan Batam Creator Academy Diapresiasi Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto

Operasi Patuh Seligi 2023 akan berlangsung selama 14 hari, mulai dari tanggal 10 Juli hingga 23 Juli 2023, dengan fokus pada penegakan hukum menggunakan ETLE (Statis dan Mobile).

“Dengan dilaksanakannya Operasi Patuh Seligi Tahun 2023, diharapkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan berlalu lintas semakin meningkat, sehingga dapat menciptakan lingkungan berlalu lintas yang aman dan tertib bagi seluruh pengguna jalan di Tanjungpinang,”pungkasnya.***