HARIANMEMOKEPRI.COM — Peringati Hari Otonomi daerah ke-27, Pemko Tanjungpinang melaksanakan upacara bendera di halaman Kantor Walikota Tanjungpinang Senggarang. Bertindak sebagai inspektur upacara, Walikota Tanjungpinang, Hj. Rahma yang diikuti seluruh jajaran pegawai dan honorer Pemko Tanjungpinang, Jumat (28/2023) pagi. 

Dalam sambutannya Walikota Tanjungpinang Hj Rahma menyampaikan bahwa perjalanan otonomi daerah saat ini sudah banyak menyemai manfaat dan kebaikan bagi seluruh rakyat. 

“Bangsa kita semakin dewasa menyadari bahwa cara utama yang paling efektif mewujudkan kesejahteraan rakyat adalah melalui penyelenggaraan Otonomi daerah yang bersih dan demokratis, sesuai dengan tema yang diangkat Otonomi Daerah Maju, Indonesia Unggul,” ucapnya.

Baca Juga: Polresta Tanjungpinang Buka Posko Ante Mortem Korban Kapal SB Evelyn Calisca 01 di Pelabuhan Sri Bintan Pura

Menurut Walikota Tanjungpinang Hj Rahma, penyelenggaraan otonomi daerah mampu diselenggarakan secara bersih dan demokratis diiringi dan bersama-sama berbagai inovasi di daerah. 

Selama 27 tahun implementasi otonomi daerah sudah begitu banyak hal positif yang dirasakan rakyat Indonesia, antara lain pembangunan sarana dan prasarana semakin menggeliat sesuai potensi daerah sehingga mengakomodir keinginan masyarakat. 

“Otonomi daerah telah mendorong adanya proses pengambilan keputusan publik yang lebih partisipatif juga demokratis lewat pemilihan kepala daerah dan legislatif,” terang Walikota Tanjungpinang Hj Rahma. 

Baca Juga: Sejumlah Perwira Polresta Tanjungpinang Dimutasi, Berikut Nama Serta Jabatannya

Ia juga mengatakan peran aktif masyarakat dalam memberikan kontrol sosial turut mendorong sehingga tercipta pemerintahan yang lebih transparan dan akuntabel. 

Sehingga menjadi tantangan besar bersama yaitu bagaimana menyebarkan hal positif Otonomi daerah di seluruh wilayah Kota Tanjungpinang.

Pada kesempatan itu, Walikota Tanjungpinang Hj Rahma menekankan tiga hal yang harus menjadi perhatian penting bersama bagi perangkat daerah.

Baca Juga: Polsek KKP Pelabuhan Batu Ampar Mengawal Kedatangan dan Keberangkatan Penumpang KM Kelud

Pertama integritas dan etika profesionalisme bagi para pemimpin OPD dan penyelenggara pemerintahan daerah dalam implementasi kebijakan desentralisasi dan otonomi daerah merupakan hal yang harus dikedepankan. 

Kedua menjadi perhatian dan komitmen kita bersama untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, dan ketiga upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, peningkatan pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan daya saing perekonomian daerah harus menjadi prioritas utama kebijakan di semua level. 

Terakhir, Walikota Tanjungpinang Hj Rahma berharap agar peringatan hari Otonomi daerah dapat dimaknai sebagai evaluasi sejauh mana penyelenggaraan Otonomi daerah.

Baca Juga: Kapal SB Evelyn Calisca 01 Terbalik di Perairan Pulau Burung, 6 Orang Meninggal Dunia

“Peringatan hari Otonomi daerah ini bukan sekedar seremoni belaka, tetapi menjadi momentum bagi kita dalam mengevaluasi sejauh mana penyelenggaraan otonomi daerah bermuara kepada kesejahteraan masyarakat di wilayah Kota Tanjungpinang yang kita cintai ini,” tutupya.***