Baca Juga: Stabilisasi Harga Serta Penuhi Kebutuhan Pokok, DP3 Tanjungpinang Gelar Gerakan Pangan Murah
Hasan melanjutkan memasuki usia yang ke-22 tahun sebagai Kota otonom, Kota Tanjungpinang telah melalui berbagai tantangan dan dinamika pembangunan yang cukup kompleks.
Tujuan dilaksanakannya otonomi daerah dan mendesentralisasikan sebagian kewenangan sejatinya untuk menjadikan daerah mencapai kemandirian.
Baca Juga: Generasi Pesta Kita Mempercayakan Erick Thohir Sebagai Inspirasi Dalam Membangun Bangsa
Berbagai potensi budaya yang dapat meningkatkan pendapatan asli daerah serta mengacu terjadinya percepatan dan pemerataan pembangunan otonomi daerah telah memberikan dampak positif dengan adanya percepatan pembangunan ditandai dengan meningkatnya angka indeks pembangunan manusia daerah dan kemampuan fiskal.
“Dalam rangka melanjutkan tongkat estafet pembangunan dan memenuhi masa tradisi peralihan sebagai pejabat Walikota Tanjungpinang dengan tujuan utama untuk memastikan persiapan pemilu dan Pilkada serentak tahun 2024 agar terselenggara dengan baik dan menyadari amanah yang baru ini merupakan tantangan dan dinamika pembangunan kedepan yang cukup kompleks,” tutur Hasan.

