Musrenbang ini, lanjut Hasan, merupakan agenda rutin Pemerintah Daerah dalam mekanisme Perencanaan Pembangunan. Namun ia mencoba sinkronisasi penyelarasan usulan Perencanaan tersebut dari daerah melalui Pemerintah pusat.
“Makannya yang dilakukan pemerintah daerah dalam sinkronisasi RPJMD untuk penetapan di aspek techno grafiknya di RPJMD 2025 hingga 2029,” ujarnya.
Menurutnya dalam Musrenbang masing-masing wilayah memiliki kateristik berbeda. Tapi kebanyakan masalah infrastruktur pemukiman masyarakat yang akan di bahas skala prioritas mengingat keterbatasan anggaran APBD sehingga dikolaborasikan setiap OPD terkait pembangunan terintegrasi pemerintah Provinsi dan Pemerintah pusat.
“Kita kejar beberapa pembangunan yang menjadi prioritas terutama terkait penanganan banjir di Kota Tanjungpinang. Selain itu tetap menjadi prioritas seperti program penurunan angka kemiskinan, inflasi, dan stunting serta komoditi bahan pokok di Tanjungpinang,” terang Hasan.
Camat Bukit Bestari Husain Al Hamid mengatakan hari ini merupakan Musrenbang kedua di Tingkat Kelurahan di wilayah Kecamatan Bukit Bestari mulai dari Kelurahan Sei Jang hingga Kelurahan Tanjung Ayun Sakti.

