HARIANMEMOKEPRI.COM — Disdagin Tanjungpinang melakukan Pasar Murah dan disejalankan dengan Bazar Kue Tradisional Melayu di Gedung Tanjak Kelurahan Tanjung Unggat, Sabtu (25/2023).

Pj Walikota Tanjungpinang Hasan menyampaikan, apresiasi atas pelaksanaan Operasi Pasar Murah yang dilaksanakan Disdagin Tanjungpinang. Kegiatan ini sangat bermanfaat buat masyarakat.

Baca Juga: Bobby Jayanto Sampaikan Program Pemerintah Serta Tampung Aspirasi Dalam Agenda Reses

Menurut Hasan pengendalian harga bahan pokok dan pengendalian inflasi menjadi tugas prioritas dirinya selama menjabat sebagai Penjabat Walikota.

Secara akumulasi, lanjut Hasan, angka inflasi Tanjungpinang masih sangat baik, kendati begitu dia meminta jajarannya tidak terlena.

Baca Juga: Angka Inflasi Kepri Bulan Oktober Berada Pada 2,46 Persen, Mendagri Tito Karnavian: Angka Ini Sudah Bagus

“Kita tidak bisa terlena, karena Tanjungpinang bukan daerah penghasil, kita daerah yang komoditi didatangkan. Apa antisipasi kita terkait harga, tentunya harga harus kita bisa kendalikan,” ujarnya.

Pj Walikota Tanjungpinang Hasan juga menjelaskan, ada beberapa program yang dilaksanakan Pemko Tanjungpinang untuk pengendalian inflasi, diantaranya subsidi ongkos transportasi khusus cabe.

Baca Juga: Satpol PP Tanjungpinang Tempatkan Beberapa Pamong Wilayah Tiap Kelurahan Se Kota Tanjungpinang

Kemudian melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan oleh Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) di beberapa lokasi sampai Desember. Selanjutnya operasi pangan murah yang dilaksanakan Disdagin Tanjungpinang.

Baca Juga: Kapolsek Tanjungpinang Timur Berikan Kronologi Kasus Pembunuhan Pada Sebuah Swalayan Di Jalan Hang Lekir

Hasan yakin dengan program yang dilaksanakan tersebut dapat mengendalikan harga bahan pokok dan inflasi di Tanjungpinang.

“Kalau sampai Desember, saya yakin harga bahan pokok akan turun. Kita semua harus saling bersinergi karena terkait harga bahan pokok akan mempengaruhi inflasi, ketika inflasi tidak terkendali maka otomatis daya beli masyarakat Tanjungpinang akan menurun,” imbuhnya.

Baca Juga: Ciptakan Pemilu 2024 Bersih Jujur Dan Adil, Kesbangpol Provinsi Kepri Berikan Pembinaan Bagi Ormas Serta LSM

Gedung Tanjak ini dibangun menggunakan dana APBN lewat program Kotaku. Pj Walikota Tanjungpinang Hasan berharap bisa bermanfaat bagi IKM di Tanjung Unggat

Sebagai tempat pengembangan dan promosi produk olahan khususnya IKM di Kelurahan Tanjung Unggat.

Baca Juga: Satpol PP Tanjungpinang Berikan Sosialisasi Penertiban APK Pemilu 2024

“Gedung ini harus bisa dipublikasikan pemanfaatan supaya publik juga tahu. Saran saya buk Kadis, Camat dan Lurah sama-sama, kalau gedung akan kita rapikan dan baguskan betul. Kita ada jual makanan disini gedungnya harus bersih,” ungkap Pj Walikota Tanjungpinang Hasan.

Baca Juga: Sebagai Narasumber, Kasihumas Polres Bintan Berikan Sosialisasi Serta Tips Aman Cegah Kekerasan Terhadap Anak

Sementara itu, Kepala Disdagin Tanjungpinang Riany menyampaikan, kegiatan operasi pasar murah ini mengunakan anggaran Dana Insentif Daerah (DID).

Menurutnya, operasi pasar murah akan berlangsung hingga Desember mendatang dengan tiga lokasi di Kecamatan Tanjungpinang Timur dan Kecamatan Tanjungpinang Barat.

Baca Juga: Rudi Margono Dan Tiga Orang Kajati Lainnya Masuk Nominasi Seleksi Kajati Berkualifikasi Pemantapan 2023

Kecamatan Tanjunpinang Barat direncanakan akan dilaksanakan di depan Mal Pelayanan Publik (MPP) Tanjungpinang, sedangkan dua lokasi di Tanjungpinang Timur masih belum ditentukan.

“Kenapa disana dua kali karena masyarakat ramai disana. Di Kecamatan Tanjungpinang Timur mungkin digelar di Kelurahan kita ambil lahan yang lebar sehingga masyarakat mudah berkunjung, akses kendaraan juga gampang,” jelasnya.