HARIANMEMOKEPRI.COM — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian kembali menyampaikan apresiasinya kepada Walikota Tanjungpinang Hj. Rahma, atas konsistensi kerja keras dalam pengendalian inflasi di daerah.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dalam Rakornas Pengendalian Inflasi Tahun 2023 yang dilaksanakan secara daring yang diikuti oleh seluruh Gubernur dan Bupati/Walikota se-Indonesia Senin (06/2023).
Baca Juga: Timsel Anggota KPU Sampaikan Tahapan Seleksi Calon Anggota KPU Kabupaten/Kota Periode 2023-2028
“Ibu Hj. Rahma, terima kasih Ibu. Kota Tanjungpinang dalam catatan kami sudah beberapa kali mampu untuk menjaga inflasinya terus terkendali. Sekarang angkanya 4,69 persen. Saya paham ini kerja keras semua. Terima kasih banyak untuk itu,” ungkap Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dalam Rakornas Pengendalian Inflasi Tahun 2023 tersebut.
Dalam Rakornas Pengendalian Inflasi Tahun 2023 itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian membeberkan fakta sebanyak 173 Pemerintah Daerah yang sama sekali belum melakukan upaya konkrit pengendalian inflasi di daerahnya masing-masing.
Sehubungan dengan itu, pada hari Rabu (08/2023) ke-173 daerah tersebut diminta menyampaikan laporan tindakan dan kebijakan yang dilaksanakan dalam kerangka pengendalian inflasi daerah ke pusat.
Baca Juga: Galaxy KTV and Entertainment Buka Lowongan Kerja di Batam, Cek Persyaratannya Disini
Dalam kesempatan terpisah, Walikota Tanjungpinang Hj Rahma, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dan bertungkus lumus dalam Pengendalian inflasi di Kota Tanjungpinang.
Kontinuitas program dan kegiatan serta keseriusan pemerintah, menurutnya, merupakan salah satu kunci keberhasilan pengendalian inflasi di daerah.
Walikota Tanjungpinang Hj Rahma mengatakan Program kerja Pengendalian inflasi di Tanjungpinang, adalah dengan menerapkan strategi 4K.
Baca Juga: Cafe Inn Buka Lowongan Kerja di Batam, Cek Persyaratannya Disini
Yaitu, keterjangkauan dan stabilitas harga, ketersediaan pasokan bahan pangan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif. Hal ini dibangun dengan menciptakan sinergitas antar semua lini yang terlibat.
“Selain program itu, tentu saja kita perlu membangun ketahan pangan dan ekonomi masyarakat. Selain menjamin kelancaran distribusi dan ketersediaan bahan pangan, penguatan ekonomi kerakyatan turut memberi andil dalam pengendalian inflasi di Tanjungpinang,” ungkap Walikota Tanjungpinang Hj Rahma.***

