“Nilai-nilai Al-Qur’an harus menjadi landasan dalam membangun daerah, menjaga persatuan, serta memperkuat harmoni sosial. Pembangunan tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga spiritual dan moral,” ujarnya.

Nyanyang juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti setiap cabang perlombaan dengan menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga ukhuwah Islamiyah selama pelaksanaan MTQ.

“Kami mengucapkan selamat bermusabaqah kepada seluruh kafilah dari tujuh kabupaten/kota. Jadikan MTQ ini sebagai ruang belajar, berbagi, dan mempererat persaudaraan. Semoga dari kegiatan ini lahir generasi Qur’ani yang membawa Kepulauan Riau semakin berdaya dan bermartabat,” tutupnya.

Malam Ta’aruf menjadi awal rangkaian MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau yang akan mempertemukan kafilah dari tujuh kabupaten/kota untuk berkompetisi di berbagai cabang lomba, sekaligus mempererat persaudaraan dan silaturahmi antar daerah.