Ia menjelaskan bahwa kenaikan harga sayur disebabkan oleh cuaca buruk yang menghambat proses penanaman dan panen.

“Hal ini tentu mengakibatkan pasokan sayur di pasar minim, sehingga berdampak pada fluktuasi harga,” tuturnya.

Simamora memperkirakan harga sayur akan kembali normal pada Februari 2025 mendatang, seiring dengan panen baru yang akan dilakukan bulan depan.

“Karena kemarin petani baru memulai aktivitas menanam. Masa panen membutuhkan waktu sekitar 26 hari,” pungkasnya.