“Pendidikan anak usia dini tidak cukup hanya mengajarkan membaca dan berhitung. Kita harus membentuk karakter mereka melalui nilai moral, sopan santun, serta rasa cinta terhadap budaya dan sesama,” lanjutnya.

Weni juga mengajak semua pihak baik pemerintah, pendidik, maupun orang tua untuk terus bersinergi mencetak generasi masa depan yang cerdas dan berakhlak mulia.

Sementara itu, Bunda PAUD Provinsi Kepri, Dewi Kumalasari Ansar, menegaskan bahwa pengukuhan ini bukan sekadar seremoni, melainkan komitmen bersama dalam memperkuat peran strategis Bunda PAUD di daerah masing-masing.

“Di tangan para Bunda PAUD, akan lahir inovasi-inovasi yang membentuk generasi Kepri yang sehat, cerdas, dan siap menyongsong masa depan,” ujar Dewi.

Ia juga mengingatkan pentingnya memperluas akses pendidikan usia dini, khususnya di daerah pesisir dan pulau-pulau terluar yang masih membutuhkan perhatian lebih.

“Tidak boleh ada anak Kepri yang tertinggal. Mari jadikan pengukuhan ini sebagai langkah awal gerakan bersama mewujudkan PAUD yang inklusif dan berkualitas,” tegasnya.