“Karena selain mendata usaha, kami juga mendata kondisi sosial ekonomi keluarga. Jadi mohon terima kehadiran petugas kami dengan baik dan berikan jawaban yang jujur, karena ini menentukan masa depan Kota Tanjungpinang,” jelas Tri.
Untuk menjamin keamanan dan kepercayaan masyarakat, seluruh petugas sensus akan dilengkapi atribut resmi dan surat tugas saat melakukan pendataan di lapangan.
BPS Tanjungpinang menargetkan tidak ada warga yang terlewat dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
“Tentu saja semua didata tanpa terlewat. Semua keluarga, baik yang memiliki usaha maupun tidak, akan kami datangi,” pungkasnya.

