HARIANMEMOKEPRI.COM – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang kembali melaksanakan Safari Ramadhan 1447 Hijriah pada malam ke-11 di Masjid Hidayatul Islamiyah, Kampung Madong, Kelurahan Kampung Bugis, Minggu (1/3/2026).
Ketua DKM Masjid Hidayatul Islamiyah, Hendra, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran rombongan Wali Kota Tanjungpinang dalam kegiatan tersebut.
Ia menilai kehadiran pemerintah menjadi bentuk perhatian dan kedekatan dengan masyarakat.
“Kami atas nama masyarakat Kampung Madong mengucapkan terima kasih atas kehadiran Wali Kota Tanjungpinang walaupun sudah sering kali hadir di Kampung Madong ini,” ujarnya.
Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa bulan Ramadhan merupakan bulan penuh berkah yang harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas iman dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Ia mengutip firman Allah dalam Al-Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 183 yang menegaskan kewajiban berpuasa bagi orang-orang beriman agar menjadi pribadi yang bertakwa.
“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,” jelasnya.
Pada kesempatan itu, Komandan Pangkalan Udara TNI Angkatan Laut (Danlanudal) Tanjungpinang, Tatang Yanuar Ristanto, turut memberikan sambutan.
Tatang mengungkapkan rasa bahagianya dapat mengikuti rangkaian Safari Ramadhan hingga malam ke-11.
Menurutnya, kegiatan tersebut mampu mempererat silaturahmi sekaligus menciptakan suasana yang aman dan kondusif di tengah masyarakat yang mayoritas beragama Islam.
“Dari awal saya mengikuti kegiatan Safari Ramadhan hingga saat ini malam ke sebelas, saya sangat bahagia karena Tanjungpinang daerahnya sangat kondusif dan masyarakatnya sangat kompak,” ungkapnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan dengan memperbanyak ibadah, terutama memasuki pertengahan bulan Ramadhan.
Safari Ramadhan kemudian dilanjutkan dengan tausyiah agama oleh Ustaz Indra Imran yang mengangkat tema “Puasa Melatih Kesabaran dan Pengendalian Diri”.
Dalam ceramahnya, ia mengajak jamaah untuk melakukan evaluasi diri atas ibadah yang telah dijalani selama sebelas hari Ramadhan.

