Puncak acara Padepokan GHOIB tersebut ditandai dengan makan bersama yang mempererat tali silaturahmi antar jamaah.
Dimana hidangan sederhana yang dibawa oleh masing-masing jamaah Padepokan GHOIB menjadi simbol kebersamaan.
Dalam suasana penuh kehangatan, para jamaah bercengkrama, berbagi cerita, termasuk pengalaman dan kesan mereka selama mengikuti pengajian.
Penutupan pengajian sementara dan ruwahan di Padepokan GHOIB bukan sekadar seremonial, melainkan juga momentum untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah serta mempersiapkan diri menyambut Ramadhan dengan keimanan dan ketakwaan.
Para jamaah Padepokan GHOIB berharap pengajian berikutnya dapat berjalan lebih istiqomah dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi umat Muslim.

