“Tugas utama kita adalah memberikan pelayanan di bidang keagamaan. Kalau dianalogikan sebagai komputer, Kementerian Agama adalah perangkat lunaknya. Kita bertugas mengisi aplikasi-aplikasi tersebut agar tidak disalahgunakan untuk mencelakai orang lain,” kata Zoztafia.

Ia juga berpesan agar seluruh pemangku kepentingan di lingkungan Kementerian Agama dapat memberikan pelayanan dan pembinaan masyarakat dengan maksimal.

“Saya berharap seluruh rekan-rekan, baik yang menjabat maupun tidak, dapat memantapkan diri untuk melayani masyarakat, khususnya di bidang pembinaan dan pelayanan keagamaan,” tambahnya.

Acara syukuran ini diakhiri dengan penampilan grup sholawat dari Kantor KUA se-Tanjungpinang, penyerahan santunan kepada pelajar di lingkungan Kemenag Tanjungpinang, serta pemberian cenderamata kepada pegawai Kemenag Tanjungpinang yang memasuki masa purna tugas.