Baca Juga: Kunjungi Lapas Narkotika IIA Tanjungpinang, Menkumham RI Berpesan Untuk Jaga Perilaku Baik Bagi WBP
Sebelumnya, dalam laporannya, Direktur Urusan Agama Islam Kemenag RI menyampaikan, berdasarkan data yang dihimpun tim Hisab Rukyat Kemenag, bahwa ketinggian hilal di seluruh wilayah Indonesia di atas ufuk berkisar antara 0° 11,78’ (nol derajat sebelas koma tujuh puluh delapan menit) sampai 2° 21,57’ (dua derajat dua puluh satu koma lima puluh tujuh derajat menit).
Dengan sudut elongasi antara 4,39° (empat koma tiga puluh sembilan derajat) sampai 4,93° (empat koma sembilan puluh tiga derajat). Kriteria baru MABIMS menetapkan bahwa secara astronomis, hilal dapat teramati jika bulan memiliki ketinggian minimal 3 derajat dan elongasinya minimal 6,4 derajat.
Baca Juga: Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam Gelar Lomba Mewarnai Tingkat PAUD se Kota Batam
“Dengan parameter-parameter ini, maka posisi hilal di Indonesia saat ini belum memenuhi kriteria baru MABIMS (Menteri Agama Malaysia, Brunei Darussalam, Indonesia, dan Singapura),”ungkap Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi memaparkan.

