Posisi hilal saat matahari terbenam di seluruh wilayah Indonesia berada di atas ufuk dengan ketinggian antara 0° 45′ (0 derajat 45 menit) sampai 2° 21,6′ (2 derajat 21,6 menit) dengan sudut elongasi antara 1° 28,2′ (1 derajat 28,2 menit) sampai dengan 3° 5,4′ (3 derajat 5,4 menit).

Baca Juga: Dari Dalam Helikopter, Kapolri Pantau Arus Mudik dan Balik Lebaran Idulfitri 1444 H

Kamaruddin melanjutkan, Kementerian Agama juga akan melakukan pemantauan hilal atau Rukyatul Hilal di berbagai provinsi. Kementerian Agama akan menurunkan tim ke 123 titik lokasi di seluruh Indonesia. Mereka akan melaporkan, apakah pada hari itu hilal terlihat ataukah tidak.

“Hasil hisab dan Rukyatul Hilal ini akan dibahas dalam sidang isbat untuk kemudian ditetapkan kapan jatuhnya 1 Syawal. Jadi kapan Hari Raya Idulfitri, kita masih akan menunggu keputusan sidang isbat. Hasil Sidang Isbat 1 Syawal 1444 Hakan diumumkan secara terbuka melalui konferensi pers,” tandasnya.***