HARIANMEMOKEPRI.COM — Personel Polsek Dabo Singkep Polres Lingga bersama Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lingga bergerak cepat menangani rumah warga yang tertimpa pohon akibat angin kencang, Minggu (4/1/2026) pagi.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Pelajar Asrama Polisi RT 006 RW 007, Kelurahan Dabo, Kecamatan Singkep.

Sebuah rumah warga mengalami kerusakan ringan pada bagian atap dapur setelah tertimpa pohon yang tumbang akibat cuaca ekstrem.

Mendapatkan laporan kejadian, Kapolsek Dabo Singkep AKP Zainur langsung menginstruksikan personel piket yang dipimpin oleh Ka SPK II Polsek Dabo Singkep, AIPDA Hermansyah Panggabean, untuk segera mendatangi lokasi kejadian.

Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), personel Polsek Dabo Singkep melakukan pengecekan kondisi rumah korban, pengamanan area, serta berkoordinasi dengan Damkar Unit Singkep, BPBD Kabupaten Lingga, dan Ketua RT/RW setempat guna melakukan evakuasi dan pembersihan pohon tumbang.

Berdasarkan keterangan saksi Muhammad Rizki Samudra, anak dari pemilik rumah, kejadian bermula saat dirinya berada di dapur dan mendengar suara benturan keras dari arah belakang rumah.

“Saya mendengar suara keras, setelah dicek ternyata atap dapur sudah tertimpa pohon,” ujar Rizki.

Mengetahui kejadian tersebut, saksi segera melaporkan peristiwa itu kepada Kapolsek Dabo Singkep yang diketahui tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian.

Pemilik rumah diketahui bernama Sri Yuniarti, warga Kelurahan Dabo, Kecamatan Singkep. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materiil yang diperkirakan mencapai sekitar Rp1 juta. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Kapolres Lingga AKBP Dr. P.M. Nababan, melalui Kapolsek Dabo Singkep AKP Zainur menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat merupakan bentuk nyata pelayanan dan respons cepat terhadap setiap kejadian, termasuk bencana alam.

“Kami menginstruksikan seluruh jajaran agar selalu sigap dan responsif terhadap setiap peristiwa yang menimpa masyarakat. Keselamatan warga adalah prioritas utama, dan sinergi lintas instansi menjadi kunci dalam penanganan bencana,” tegas AKP Zainur.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya angin kencang dan hujan deras yang masih berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Lingga.

“Apabila terjadi keadaan darurat atau peristiwa yang membutuhkan penanganan cepat, segera laporkan kepada pihak berwenang agar dapat segera ditindaklanjuti,” pungkasnya