Jumlah pelajar yang terdampak dan tidak merasakan manfaat dari program seragam gratis ini mencapai 5 ribu anak, yang terdiri dari tingkat SD dan SMP.

Terkait pembatalan ini, Dinas Pendidikan juga telah menginformasikan kepada Kepala Sekolah untuk menyampaikan kepada orang tua siswa agar mereka mendapatkan informasi yang valid.