Baca Juga: Pemprov Kepri Lakukan Seleksi PPAN 2023, Begini Persyaratannya Bagi Peserta
Bulan Suci Ramadhan mendidik kita untuk selalu sadar. Selalu waspada, takut tertelan sesuatu. Khawatir terpandang yang dapat membatalkan puasa. Sadar untuk tidak bicara aib orang lain. Bersabda Nabi SAW
“Sesungguhnya puasa itu benteng. Apabila seseorang dari kamu berpuasa, maka janganlah berkata keji dan jahil. Dan kalau ada orang yang menyerang atau memakinya maka hendaklah ia mengatakan ‘Aku ini berpuasa! Aku ini berpuasa!” (Diriwayatkan Al Bukhori dan Muslim dari Abu Hurairah).
Menjaga lidah daripada perkataan yang sia-sia, berdusta, mengumpat, adu domba, berkata keji, berkata yang merusakkan silaturrahim, kata permusuhan, kata yang mengandung riya’.
Baca Juga: Pangkoarmada I Laksda TNI S Aldedharma Sambut Kedatangan Pengurus PPAL Dengan Penuh Akrab
Dan mengharuskan berdiam diri serta menggunakan waktu untuk berdzikir kepada Allah SWT dan membaca Al Qur’an.Puncak kesadaran saat ibadah puasa adalah ketika menjelang finish, benar-benar sadar dan dipastikan yang terdengar itu adalah adzan maghrib dari masjid, bukan dari handphone.

