Dalam suasana akrab, Bupati Aneng juga menyampaikan apresiasi kepada insan pers.
“Jurnalis di Anambas baik-baik semua, dan saya yakin Natuna juga demikian,” katanya sambil tersenyum, yang disambut tawa ringan para pewarta.
Obrolan berlangsung santai, membahas berbagai isu mulai dari kehidupan nelayan hingga pembangunan pesisir.
Tak ada kesan formal antara pejabat dan jurnalis, hanya secangkir kopi yang menjembatani silaturahmi dan gagasan.
Pertemuan berakhir menjelang siang, namun meninggalkan kesan mendalam. Di tengah hiruk-pikuk politik jelang Pilkada, suasana akrab di warung kopi sederhana itu menjadi pengingat bahwa politik bisa dijalankan dengan kehangatan, dan pembangunan daerah akan lebih kuat dengan sinergi antara pemimpin dan insan pers.

