HarianMemoKepri.com, Tanjungpinang – Komando Distrik Militer (Kodim) 0315/Bintan memberikan Pembekalan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) pada kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) Himpunan Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Maritim Raja Ali Haji (HIMA PBSI Umrah) Tanjungpinang, di Aula Makodim 0315/Bintan, Sabtu, (29/2018).
Sebagai Narasumber, Dandim 0315/Bintan Letkol Inf I Gusti Bagus Putu Wijangsa yang diwakili oleh Kepala Staff Kodim (Kasdim) 0315/Bintan, Mayor Czi Slamet Wahyudi memberikan pemahaman terkait Bahaya Laten Faham Komunisme dan Radikalisme.
Kasdim 0315/Bintan Mayor Czi Slamet Wahyudi saat mendapatkan Piagam Penghargaan dari Mahasiswa sebagai Narasumber (foto. Pen)
Pada pembekalan tersebut, Kasdim mengatakan bahwa Kelompok Radikalisme terbagi menjadi Tiga Kelompok yakni Radikal Kanan, Radikal Kiri dan Radikal Lainnya.
“Pengelompokan Radikalisme ada tiga yakni Radikal Kanan yang menjadikan Agama Sebagai Hukum Positif, dan Radikal Kiri menghendaki adanya Faham Komunisme dalam Negara, serta Radikal Lainnya yakni ingin Men-Disintegrasi Kedaulatan NKRI dan bersifat Separatisme contohnya seperti Papua Merdeka dan Gerakan Aceh Merdeka,” jelas Perwira Menengah ini.
Kasdim melanjutkan bahwa faham Komunisme dan Radikalisme merupakan ancaman yang nyata bagi kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Kasdim 0315/Bintan Mayor Czi Slanet Wahyudi saat berfoto bersama para mahasiswa peserta (Foto. Pen)
“Faham Komunis dan Radikal merupakan faham yang berbahaya bagi Bangsa dan Negara. Dan kita semua wajib untuk menangkal faham-faham seperti itu,” ucapnya.
Kasdim juga mengharapkan bagi Mahasiswa agar turut serta dalam menjaga NKRI dari faham-faham dan Ideologi terlarang.
“Saya mengajak kepada adik-adik semua untuk ikut bersama menjaga NKRI dari Faham dan Ideologi terlarang yang dapat merusakkan Persatuan, Kesatuan Bangsa dan Negara,” ujarnya. (Red/Pen)

