Takut Guru Ngaji Cabul, Belasan Santri di Langkat Kabur

Avatar of Redaksi

- Redaktur

Jumat, 15 Maret 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi (Istimewa)

Ilustrasi (Istimewa)

Harian Memo Kepri, Nyentrix – Layaknya seorang guru mengaji seharusnya memberikan contoh yang baik bagi santri atau muridnya, namun lain halnya dengan guru ngaji yang satu ini.

Ia ditangkap dan ditahan bapak polisi karena diduga telah melakukan aksi pencabulan terhadap belasan santrinya.

Guru Ngaji Cabul Ditahan Polisi

Dilansir dari CNN Indonesia, seorang guru ngaji di Pondok Pesantren Al-Ikhwan, Desa Serapuh ABC, Kecamatan Padangtualang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, ditahan polisi karena diduga telah melakukan aksi pencabulan terhadap belasan santrinya.

Aksi pencabulan itu terungkap saat belasan santri kabur dari pondok pesantren tersebut pada Rabu (12/2019). Secara bersamaan santri-santri itu kabur ke rumah keluarga, warga hingga Kantor Desa Serapuh ABC.

Mereka meminta tolong kepada warga agar perlakuan bejat oknum guru berinisial DS (40) itu dilaporkan. Tindakan bejat yang dilakukan oknum guru itu disebut sudah berlangsung lama. Hingga para santri ketakutan menimba ilmu di pesantren tersebut.

“Yang saya dengar, memang udah lama ustaz itu sodomi santri. Tapi santri enggak ada yang berani lapor. Jadi kemarin itu mereka kabur ke rumah warga,” ujar ML, kakak salah seorang santri yang ada di sana, Kamis (14/2019).

Dari informasi yang dihimpun, DS dikenal sebagai orang yang baik dan rajin beribadah. Namun entah mengapa dia tega melakukan perbuatan bejat itu. ML mengatakan, adiknya terpaksa dibawa pulang sementara, meskipun adiknya tidak menjadi korban.

“Sempat terkejut juga kita denger kabar itu. Enggak nyangka di pesantren ada guru yang mencabuli santri. Adik saya yang sekolah di sana juga minta pulang karena takut. Mau enggak mau lah, dia pulang dulu. Sementara, biar tenang dulu kondisinya,” ujarnya.

[epic_block_28 header_icon=”fa-newspaper-o” first_title=”BACA JUGA” header_text_color=”#dd3333″ header_line_color=”#1e73be” header_filter_text=”” number_post=”4″ post_offset=”1″ include_category=”4202″]

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Langkat AKP Juriadi membenarkan peristiwa itu. Saat ini, kata dia, DS sudah ditahan. Totalnya ada sekitar 14 santri yang sudah menjadi korban.

“Kita masih akan melakukan pengembangan kasus ini. Tidak tertutup kemungkinan ada korban lainnya. Kita masih menyelidiki motif pelaku,” ujarnya.

Dokumentasi : Merdeka.com (Ilustrasi Pencabulan)
 Sumber : cnnindonesia.com
 Editor : Tomo

Berita Terkait

Ungkap Mafia Tanah Rp16,8 Miliar, Kapolresta Tanjungpinang Terima Penghargaan Pin Emas
Danrem 151 Binaiya Ajak Masyarakat Maluku Perkuat Sinergi Jaga Keamanan
Ombudsman Dorong DPRD Tanimbar Percepat Perbaikan Layanan Publik dan Sertifikasi Sekolah
Presiden Prabowo Lantik Dua Menteri Kabinet Merah Putih, Erick Thohir Menjabat Menpora
Wawasan Hukum Nusantara Desak Presiden Ganti Wamenaker Usai OTT KPK
Warga Mandiri Lapas Cipinang Hadirkan Ruang Belajar dan Berkarya bagi Warga Binaan
Batik Karya Warga Binaan Lapas Cipinang Laris di IPPAFest 2025, Menteri Agus Andrianto Ikut Borong
PORSENAP Lapas Cipinang Meriahkan HUT ke-80 RI

Berita Terkait

Rabu, 3 Desember 2025 - 18:35 WIB

Ungkap Mafia Tanah Rp16,8 Miliar, Kapolresta Tanjungpinang Terima Penghargaan Pin Emas

Sabtu, 8 November 2025 - 13:44 WIB

Danrem 151 Binaiya Ajak Masyarakat Maluku Perkuat Sinergi Jaga Keamanan

Sabtu, 8 November 2025 - 13:33 WIB

Ombudsman Dorong DPRD Tanimbar Percepat Perbaikan Layanan Publik dan Sertifikasi Sekolah

Rabu, 17 September 2025 - 18:46 WIB

Presiden Prabowo Lantik Dua Menteri Kabinet Merah Putih, Erick Thohir Menjabat Menpora

Rabu, 27 Agustus 2025 - 16:52 WIB

Wawasan Hukum Nusantara Desak Presiden Ganti Wamenaker Usai OTT KPK

Berita Terbaru