Baca Juga: Dibalik Puncaknya yang Indah Ada 3 Kisah Misteri Gunung Lawu, Cek Faktanya
Pada caption Instagram tersebut menuliskan
“Seperti Putra Sang Petir, pekik Gus Yahya Ketua Umum PBNU, membelah lapis-lapis langit. Menusuk tajam. Menggedor jutaan dada. Suaranya bertenaga. Mengandung berton-ton energi magnetis. Membelot jutaan pandang mata dari sudut-sudut sempit di pojok negeri.”
“Dia bukan Rendra. Bukan Sattah dan bukan Rizal Manua. Dia bukan Ikranagara dan juga bukan Sutardji. Pagi itu, cahaya matahari abad kedua, tumpah. Memeluk rumput rebah di Delta Sidoarjo. Oh Universe ! Welcome to the second Century of Nahdlatul Ulama!”.
Baca Juga: Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo Lantik Kompol Suwitnyo Sebagai Kapolsek Bintan Utara
Dari postingan itu sudah mendapatkan 68.025 dan sebanyak 631 komentar dari warganet.
Salah satunya yakni akun Instagram @roni_dze mengatakan jangan hanya bisa orator di atas podium, banyak politikus berorator di atas podium tetapi tidak ada hasil.
“Semoga jangan cuma bisa orator aja ya di podium, kalo cuma orator politikus juga banyak yg jago tapi hasilnya nol,” jelasnya.

