HARIANMEMOKEPRI.COM — Pasca erupsi Gunung Merapi yang terjadi pada hari Sabtu (11/2023) pukul 12:12 Wib lalu menyisakan abu vulkanik gunung merapi yang menutupi jalan sebagian wilayah Kabupaten Magelang.
Akibat dari abu vulkanik gunung merapi yang menutupi jalan diantaranya wilayah Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang meliputi Desa Paten, Sengi, Ngargomulyo, Keningar, Sewukan dan Desa Mangunsuko serta Desa Krinjing.
Oleh sebab itu Polresta Magelang bergerak cepat dan tanggap membantu masyarakat di salah satu wilayah terdampak abu vulkanik gunung merapi yaitu di Desa Krinjing Kecamtan Dukun, selain membagikan masker kepada masyarakat, menggunakan mobil Armoured Water Canon (WC) Sat Samapta Polresta Magelang, 1 unit mobil Damkar dan 1 unit mobil PDAM dilakukan pembersihan jalan yang tertutup abu vulkanik gunung merapi.
Pembersihan jalan akibat tertutup abu vulkanik gunung merapi ini dipimpin langsung Kapolresta Magelang Kombes Pol Ruruh Wicaksono bersama 200 personil gabungan TNI, Polri, Damkar, PDAM serta relawan, di jalan Desa Krinjing Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang pada, Minggu (12/2023) pagi hari.
Kapolresta Magelang Kombes Pol Ruruh Wicaksono mengatakan, pihaknya memfokuskan pembersihan jalan sepanjang 4 Km akibat abu vulkanik gunung merapi yang menutupi jalan setebal 2 cm sehingga dapat membahayakan bagi pengguna jalan yang melintas ditambah lagi dengan kondisi abu yang beterbangan
“Kita fokuskan pembersihan jalan Desa Krinjing sepanjang kurang lebih 4 km, karena posisi desa hanya sekitat 5 km dari gunung Merapi dan juga paling terdampak abu vulkanik dengan ketebalan abu yang menutupi jalan kurang lebih 2 cm, sehingga sangat licin dan dapat membahayakan keselamatan bagi pengendara yang melintas ditambah debu yang beterbangan yang dapat mengganggu kesehatan pernapasan juga mata,”ungkap Kapolresta Magelang Kombes Pol Ruruh Wicaksono.
Lebih lanjut Kapolresta Magelang Kombes Pol Ruruh Wicaksono menjelaskan pihaknya hadir dalam membantu masyarakat yang terdampak dari abu vulkanik gunung merapi dan banyak juga masyarakat yang membersihkan abu vulkanik gunung merapi secara manual.
“Kita hadir membantu masyarakat yang terdampak abu vulkanik gunung merapi karena kita melihat masyarakat membersihkan jalan dengan cara manual sehingga kami Polri, TNI juga para relawan membantunya menggunakan peralatan water canon dan PDAM juga Damkar untuk mempercepat proses pembersihan. Apabila tidak segera dibersihkan , cukup membahayakan masyarakat yang melintas karena selain berdebu juga cukup licin apabila tidak dibersihkan,”
“Selain itu kita juga membagikan masker kepada masyarakat agar selalu memakainya dan ada 10.000 (sepuluh ribu) buah masker,” pungkasnya.
Sementara itu Sekdes Krinjing Haryanto menyampaikan, mengucapkan rasa terimakasihnya kepada Polresta Magelang, pihak TNI yang telah membantu dalam membersihkan jalan akibat tertutup debu abu vulkanik gunung merapi.
“Kami atas nama masyarakat Desa Krinjing mengucapkan terimakasih kepada bapak Kapolresta, bapak Dandim seluruh jajaran yang telah membantu kami membersihkan jalan yang hari Sabtu kemarin terkena hujan abu, atas inisiatif bapak Kapolresta membersihkan debu, sekarang sudah bersih tidak berdebu lagi, mengurangi dampak adanya abu di jalan membuat masyarakat jadi sehat sehingga jalan yang dilalui akan lebih nyaman”, ungkapnya.
Ketua relawan OPRB Desa Krinjing Ari Kenang mengatakan, dirinya berterimakasih kepada jajaran Polresta Magelang serta unsur terkait dalam membantu membersihkan jalan akibat erupsi Gunung Merapi dengan ketebalan mencapai sekitar 2 cm sehingga bisa berdampak pada bagi kesehatan warga dan dapat membahayakan bagi pengendara yang sedang melintas.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Cancer 13 Maret 2023, akan mendapatkan keberuntungan yang sangat baik
“Kami sangat berterimakasih sekali kepada jajaran Polresta Magelang, Damkar serta instansi yang lain yang pada hari ini sudah membantu membersihkan jalan terdampak erupsi merapi ketebalan 1 sampai 2 cm, jadi sekali lagi perhatian bapak Kapolresta sangat besar sekali pada kami karena kalau tidak disiram tentunya sangat membahayakan bagi warga yang melintas di jalan debu debu beterbangan di jalan sangat berbahaya untuk kesehatan, kami masih berharap tentunya kalau masih ada letusan susulan ada sebaran abu lagi mohon untuk dilakukan bantuan semacam ini lagi,”ujarnya.***

