Prestasi yang diraih Laksda TNI Yoos Suryono yakni berhasil mengungkap kasus penyelundupan narkotika dengan barang bukti 100 kg sabu di Aceh,
600.000 butir ekstasi di Tanjung Balai Karimun, 84,7 kg kokain di perairan Pulau Berhala, serta 11,6 kg methamphetamine di Dumai.
Sedangkan Laksda TNI Fauzi, yang kini menjabat Pangkoarmada I, sebelumnya sebagai Wakil Komandan Kodiklatal.
Sedangkan, Laksda TNI Ariantyo Condrowibowo akan menempati jabatan baru sebagai Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal).
Selama menjabat Pangkoarmada II, ia dikenal aktif memimpin berbagai kegiatan strategis, seperti memberikan bantuan sosial bagi korban gempa di Bawean dan Tuban, memimpin apel gelar Satgasla dalam pengamanan laut KTT WWF ke-10, serta memimpin Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2025 di Bali.
Laksda TNI I Gung Putu Alit Jaya yang menggantikannya, sebelumnya juga menjabat sebagai Wadan Kodiklatal.
Dalam upacara serah terima jabatan tersebut, Kolonel Laut (P) Abdul Haris, yang sehari-hari menjabat Komandan Lanal Dumai dan merupakan alumni AAL angkatan 46 tahun 2000, bertindak sebagai Komandan Upacara.

