Tanjungpinang – Dalam masa Pandemic yang belum selesai hingga saat ini mengakibatkan dampak perekonomian sangat pengaruh bagi masyarakat terutama di Kota Tanjungpinang.

Salah satunya Pedagang Rujak Legend yang setiap hari berjualan di Jalan Suka Berenang atau tepatnya depan Swalayan Bintan 21 mulai pukul 13 : 00 Wib hingga pukul 18 : 00 Wib.

Misom ( 59 ) Pedagang Rujak Legend sambil menunggu pelanggan di tengah cuaca yang kurang bersahabat menerangkan, pendapatannya biasa bisa sekitar Rp 500ribu – Rp 800ribu sekarang hanya bisa mendapat Rp 200ribu – Rp 500ribu akibat Pandemic.

” Sekarang cuma bisa buat makan saja sudah bersyukur, paling beli buah yang kurang saja, saya sangat merasakan sulitnya saat ini, ” ungkapnya, Selasa ( 01/06 ).

Ia mengaku uang pendapatan hanya cukup untuk makan dan membeli modal buah-buahan yang kurang. Sedangkan sekarang sepi pelanggan tidak seperti dulu sebelum adanya Covid 19.

“Saya jualan dari jam satu siang sampai jam enam sore , sekarang sudah sepi gak seperti dulu sebelum adanya Covid-19, ” jelasnya.

Dampak dari Virus jahat ini sangat berpengaruh di kehidupan masyarakat, tidak hanya dirasakan oleh pedagang rujak saja melainkan oleh pedagang lainnya, covid 19 membuat perekonomian bagi pelaku usaha khususnya mengalami dampak yang luar biasa.