Herianto, pemimpin mahasiswa di Jakarta, mengatakan bahwa para mahasiswa memrotes pemangkasan anggaran pendidikan setelah Prabowo memerintahkan penghematan lebih dari Rp310 triliun. Dana itu dikatakan akan digunakan untuk membiayai kebijakan-kebijakannya, termasuk progam makan siang gratis di sekolah-sekolah yang akrab disebut program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Herianto, seperti banyak orang Indonesia yang hanya menggunakan satu nama, mengatakan bahwa Indonesia sedang mamasuki masa gelap karena banyak kebijakan yang tidak jelas bagi masyarakat. Pemangkasan anggaran, menurutnya, dimaksudkan untuk menutup biaya program makan gratis, dan pendidikan adalah salah satu hal yang mungkin terdampak.

Mustufa, yang hanya menyebut nama panggilannya, seorang mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta, mengatakan, “Kami melakukan pembacaan itu berdasarkan satu poin tuntutan utama bahwa anggaran pendidikan dan kesehatan masyarakat terpangkas karena program makan gratis, sebuah program yang bahkan belum dapat diakses oleh semua orang secara merata.”