HARIANMEMOKEPRI.COM — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang terus mendorong budaya kerja yang produktif dan berorientasi pada pelayanan publik.
Salah satu upaya nyata dilakukan melalui pemberian penghargaan kepada pegawai yang menunjukkan dedikasi tinggi dan kinerja terbaik.
Pada apel pagi, Senin (7/7/2025), Lapas Cipinang menyerahkan piagam penghargaan kepada dua pegawai berprestasi untuk periode bulan Juni 2025.
Mereka adalah Syamsul Maarif, yang terpilih sebagai Pegawai Teladan, dan Septiyawan sebagai Petugas Pelayanan Publik Terbaik.
Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo, menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar bentuk simbolik, melainkan bagian dari strategi pembinaan internal guna membangun lingkungan kerja yang kompetitif dan kolaboratif.
“Kami ingin membangun budaya kerja yang kompetitif sekaligus kolaboratif. Penghargaan ini adalah bukti nyata bahwa kerja dengan hati dan ketulusan akan selalu mendapatkan tempat,” ujarnya dalam amanat apel.
Sementara itu, Kepala Subbagian Kepegawaian Lapas Cipinang, Rulyanto, menjelaskan bahwa proses penilaian dilakukan secara objektif melalui indikator seperti kedisiplinan, kinerja harian, serta penilaian dari atasan langsung.
“Kami berkomitmen menciptakan ekosistem kerja yang menghargai kontribusi dan menumbuhkan semangat berprestasi di seluruh lini,” katanya.
Septiyawan, salah satu penerima penghargaan, mengaku bersyukur atas apresiasi yang diterimanya.
Ia menyebut penghargaan tersebut sebagai pemicu semangat untuk terus memberikan pelayanan terbaik.
“Pelayanan yang baik bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga tentang ketulusan dan empati,” ungkapnya.
Pemberian penghargaan ini sejalan dengan nilai-nilai Panca Carana Laksya Pemasyarakatan, khususnya prinsip Pengabdian yang Ikhlas, yang menekankan pentingnya integritas dan ketulusan dalam menjalankan tugas sebagai bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara.
Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa Lapas Cipinang tidak hanya fokus pada pembinaan teknis petugas, tetapi juga membentuk insan pemasyarakatan yang melayani dengan empati dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
Semangat ini selaras dengan visi besar Direktorat Jenderal Pemasyarakatan: Pemasyarakatan PASTI Bermanfaat untuk Masyarakat.

