Krisis Suriah, Rusia Pamerkan Rudal S-400 Anti Serangan, Amerika : Kita Kerahkan Pasukan ke Suriah

Avatar of Administrator

- Redaktur

Jumat, 13 April 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Krisis suriah

Krisis suriah

HarianMemoKepri.com, Internasional – Krisis Suriah kian pelik. Kini, masalah terbesar bukan lagi soal konflik antara pemerintahan Suriah pimpinan Bashar Al Ashad dan milisi pemberon8tak. Tapi malah meruncing ke ancaman perang dahsyat antara dua raksasa, Amerika Serikat dan Rusia. Amerika punya misi memberangus pemerintah Suriah yang mereka anggap membantai rakyat sendiri. Sementara Rusia mendukung Pemerintah Suriah menumpas para pemberontak. Konflik kian panas setelah Rusia mengancam, untuk menembak setiap misil yang ditembakkan pasukan Amerika ke Suriah. Tak hanya misil, mereka juga mengingatkan untuk menvari asal misil tersebut, dan meledakkannya sekalian. Berangus hingga ke akar-akarnya. Presiden AS, Donald Trump, tak mau kalah. Lewat Twitter, dia berjanji akan mengirim pasukan besar-besaran untuk menghajar Suriah, bila ada misil Amerika yang ditembak. Dia pun coba memperkeruh suasana, dengan menyebut hubungan Amerika dan Rusia saat ini adalah yang terburuk dalam sejarah, bahkan lebih buruk dari masa Perang Dingin. Rusia memang cukup berani menggertak Amerika. Sejumlah kalangan menyebut, negara pimpinan Vladimir Putin ini punya lebih dari cukup persenjataan militer untuk pede menantang Amerika. Satu senjata pamungkas Rusia, bahkan disebut sebagai senjata yang bikin Amerika masih pikir-pikir untuk langsung menghajar Suriah. Senjata tersebut adalah rudal antiserangan udara, S-400. Tak hanya bisa menembak jatuh rudal kiriman musuh, rudal S-400 bisa menembak kapal perang dan pesawat tempur. Begitu menakutkannya rudal ini, sehingga bisa membuat pesawat-pesawat canggih Amerika, rontok dalam jarak 400 km!. Yang lebih mencengangkan, dalam satu kali aksi, S-400 bisa melumpuhkan 80 target sekaligus. Seberapa cepat rudal ini? Kecepatannya bisa melaju hingga sekitar 16.000 km/jam!. Karena begitu canggih, rudal ini memang begitu mahal. The Daily Mail melaporkan, pemerintah Rusia sempat menawarkan rudal ini ke Iran dan Turki, dengan harga Rp 5,5 triliun per unit, atau nyaris setara dengan 3 unit pesawat tempur tercanggih Amerika, F22 Raptor. Rudal S-400 sudah dibawa pemerintah Rusia di Suriah pada 2015. Konon, rudal ini yang menjadi alasan mengapa Amerika belum berani mengerahkan semua kekuatan untuk menundukkan rezim Assad. (Red)

Baca Juga :  Final Season Konser Musik Virtual Kembali Digelar ASPC

Berita Terkait

Menag: Perceraian Usia Dini Rumah Tangga Masih Dominan di Indonesia
Ungkap Mafia Tanah Rp16,8 Miliar, Kapolresta Tanjungpinang Terima Penghargaan Pin Emas
Danrem 151 Binaiya Ajak Masyarakat Maluku Perkuat Sinergi Jaga Keamanan
Ombudsman Dorong DPRD Tanimbar Percepat Perbaikan Layanan Publik dan Sertifikasi Sekolah
Presiden Prabowo Lantik Dua Menteri Kabinet Merah Putih, Erick Thohir Menjabat Menpora
Wawasan Hukum Nusantara Desak Presiden Ganti Wamenaker Usai OTT KPK
Warga Mandiri Lapas Cipinang Hadirkan Ruang Belajar dan Berkarya bagi Warga Binaan
Batik Karya Warga Binaan Lapas Cipinang Laris di IPPAFest 2025, Menteri Agus Andrianto Ikut Borong

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:48 WIB

Menag: Perceraian Usia Dini Rumah Tangga Masih Dominan di Indonesia

Rabu, 3 Desember 2025 - 18:35 WIB

Ungkap Mafia Tanah Rp16,8 Miliar, Kapolresta Tanjungpinang Terima Penghargaan Pin Emas

Sabtu, 8 November 2025 - 13:44 WIB

Danrem 151 Binaiya Ajak Masyarakat Maluku Perkuat Sinergi Jaga Keamanan

Sabtu, 8 November 2025 - 13:33 WIB

Ombudsman Dorong DPRD Tanimbar Percepat Perbaikan Layanan Publik dan Sertifikasi Sekolah

Rabu, 17 September 2025 - 18:46 WIB

Presiden Prabowo Lantik Dua Menteri Kabinet Merah Putih, Erick Thohir Menjabat Menpora

Berita Terbaru