BACA : 2 Orang Napi Penghuni Lapas Kilometer 18 Kijang Kabur Saat itu, Helmi sempat mengejar dan menyeret dr Letty di jalan lantaran dirinya kabur dan keluar dari kamar melalui jendela. Letty pun berteriak meminta tolong kepada warga sekitar. “Si Helmi ini mukul terus diseret (Letty). Sampe minta tolong, itu pak RT sana juga enggak bisa bantu kan ini masalah KDRT. Jadi sampe pak RT bawa lah adek saya ke rumah sakit sama Helmi. Dibawa si Letty di visum,” kenang Afifi soal kejadian yang dialami adiknya. Kepala Letty juga pernah dilempar dengan ponsel. Deretan kekerasan yang dialami akhirnya menguatkan Letty untuk menggugat cerai Helmi. Namun Helmi menolak dicerai. Dia berusaha meminta bantuan adek Letty bernama Ferry untuk mendamaikan rumah tangga mereka. Tiga bulan sebelum kejadian, Ferry mendapat pesan lewat aplikasi WhatsApp dari Helmi. Tepatnya tanggal 14 Agustus 2017. Di pesan tersebut, Helmi menyatakan permohonan maafnya kepada keluarga dr Letty dan mengaku sedang frustasi. Helmi juga memohon bantuan kepada Ferry untuk mendamaikan dirinya dan Letty. “Ini dia sempet hubungin saya udah lama dia WhatsApp saya mau ngasi uang 15 juta. Mau ngasi saya 15 juta mau ngerayu itu,” ucap Ferry. Atas semua kejahatan yang dilakukan Helmi pada Letty, keluarga berharap pelaku dihukum seberat-beratnya. Helmi yang telah menyerahkan diri usai menembak Letty kin menjalani ditahan Mapolda Metro Jaya. Saat ditanya para wartawan apakah menyesal menghabisi nyawa istrinya, pelaku cuma menjawab reinkarnasi. “Reinkarnasi,” katanya di Polda Metro Jaya, Jumat (10/11). Namun dia tak menjelaskannya lebih detail makna reinkarnasi. “Perintah,” katanya. Dari pemeriksaan itu pula diketahui, jejak kriminal Helmi ternyata bukan kali ini saja terjadi. Dia pernah memperkosa seorang karyawati salah satu klinik di Jakarta Timur. Korban merupakan rekan satu kerjanya. “Tapi korban tidak melapor ke kepolisian,” ditambahkan Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Timur AKBP Sapta Maulana. Hal itu yang membuat pengelola klinik memecat Helmi lantaran tindakan asusila terhadap perempuan tersebut. [lia/Merdeka.com]