“Saya terus terang kalau saya jujur orang ini tidak bekerja. Dokter tapi tidak bekerja, tidak memberikan nafkah. Dulunya awal menikah, bekerja di klinik kecantikan kemudian keluar, habis itu enggak tahu keluar, enggak kerja lagi. Setiap diberi pekerjaan oleh almarhumah, tidak bertahan lama,” ungkap Afifi. Dikarenakan tak punya pekerjaan, lanjut Afifi, Helmi sering menghabiskan waktu di rumah dengan bermain game. Jika tak ada uang, dia memilih meminta pada Letty. “Awalnya (tingkah laku Helmi) bagus. Sempat sebelum dia nikah tuh kita lihat ijazahnya benar dia sarjana dokter apa engga. Iya (lulusan kedokteran),” katanya. Tentu tak ada istri yang tahan dengan perilaku suami macam itu. Apalagi sampai ada kekerasan dalam rumah tangga. Diceritakan Afifi pula, adiknya bahkan sempat akan dibakar Helmi. Helmi berniat membakar dr Letty menggunakan potongan kain yang dimasukan ke dalam bensin lalu dilemparnya ke arah ranjang Letty tidur. “Si Helmi ini dia ambil korek api dimasukan potongan kain. Nah dimasukan ke dalam bensin dilempar ke adek saya lagi tidur di ranjang,” beber Afifi. Beruntung niat buruk Helmi tak terjadi. Helmi diketahui sering berperilaku kasar dengan melempar handphone milik almarhumah ke arah kepala korban. Mendapatkan perlakuan yang tak pantas, Letty sempat panik sampai akhirnya melompat dan keluar dari kamar untuk menyelamatkan diri. “Saya dengar handphone adek saya itu sampai hancur dilempar apa dipukul ke kepala. Akhirnya karena dia merasa cemas dia lompat ke jendela. Keluar langsung turun lari ke jalan,” lanjutnya bercerita.
11 November 2017 07:50
Inilah Perangai buruk Helmi, suami arogan penembak Dokter Letty hingga tewas
Inilah Perangai buruk Helmi, suami arogan penembak Dokter Letty hingga tewas
Penulis : Redaksi

Terkait
HUKUM & KRIMINAL
Hukum dan Kriminal
-
Pemilik Angkringan Ditikam Mantan Karyawan, Pelaku Ditangkap Polisi
Hukum dan Kriminal
-
Dari Sewa ke Gadai, Polisi Bongkar Praktik Penggelapan Mobil
Hukum dan Kriminal
-
