Data Aktual Kekerasan terhadap Jurnalis yang dilaporkan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) menyebutkan, jumlah kasus kekerasan terhadap jurnalis pada tahun 2024 sebanyak 73, menurun dibanding pada tahun 2023 sebanyak 87.
Sekretaris Jenderal AJI, Bayu Wardhana, menegaskan meskipun angka kekerasan terhadap jurnalis menurun pada tahun 2024 tetapi kualitas kekerasannya meningkat.
“Karena tahun 2024 ada jurnalis yang tewas dibunuh. Dibandingkan 2023, 2022, tidak ada kasus yang mati terbunuh. Jadi menurut saya secara angka turun atau indeks naik tetapi ada beberapa kasus yang kualitas kekerasannya naik yang di Kabupaten Karo itu ya, Rico Sempurna,” kata Bayu dalam kegiatan yang sama.
Rico Sempurna yang dimaksud Bayu, adalah wartawan yang tewas dalam kebakaran rumahnya pada Juni 2024, yang diduga terkait pemberitaannya soal judi.
Serangan Kepada Perusahaan Pers
Ketua Umum Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Wahyu Dhyatmika mengungkapkan kekerasan tidak hanya dialami oleh jurnalis sebagai individu tetapi juga dialami oleh perusahaan pers sebagai entitas media.

