Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan ketidakpastian bagi masyarakat yang tidak memahami prosedur administrasi.
Dirinya berharap persoalan tersebut dapat dijelaskan secara terbuka oleh pihak terkait agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Zuhardi juga mengimbau agar tidak ada pihak membenturkan kepentingan masyarakat dengan para pekerja PT CSA.
Zuhardi menegaskan bahwa kedua pihak memiliki kepentingan yang sama, yakni memperoleh keadilan dan kepastian.
“Saya tidak pernah menyerang pekerja. Jangan sampai ada narasi yang mengadu domba masyarakat dengan tenaga kerja perusahaan. Fokus kami adalah penyelesaian hak masyarakat,” tegasnya.
Zuhardi bahkan mendorong para pekerja untuk memanfaatkan forum RDP sebagai wadah menyampaikan aspirasi, termasuk terkait perlindungan ketenagakerjaan dan kepastian jaminan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan.
Ia berharap DPRD Kabupaten Lingga dapat menghadirkan seluruh pihak, mulai dari masyarakat, pekerja, perusahaan hingga pemerintah daerah, sehingga RDP dapat menghasilkan solusi yang objektif dan tidak merugikan siapa pun.
“Tujuan kita sama, yaitu mencari jalan keluar terbaik. Investasi harus tetap berjalan, tetapi hak masyarakat juga harus dipenuhi dan kesejahteraan pekerja harus mendapat perhatian,” tutup Zuhardi.

