“Kalau dikaitkan dengan BBM, itu tidak benar. PLN bekerja sama langsung dengan Pertamina dan kebutuhan operasional tetap berjalan sesuai mekanisme yang ada,” tegasnya.
Di akhir keterangannya, Suheri meminta dukungan dan pengertian masyarakat selama proses pemulihan berlangsung.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Tim PLN terus bekerja siang dan malam untuk mempercepat penormalan. Mudah-mudahan sesuai target, pada minggu kedua Juli kondisi kelistrikan di Pulau Lingga sudah kembali normal sehingga masyarakat tidak lagi terganggu oleh pemadaman bergilir,” tutupnya.

