Kondisi tersebut memaksa PLN menerapkan pola pemadaman bergilir guna menjaga kestabilan jaringan dan memastikan seluruh pelanggan tetap memperoleh pasokan listrik secara bergantian.
Menurut Suheri, langkah pengaturan beban menjadi solusi sementara untuk menghindari gangguan yang lebih luas pada sistem kelistrikan.
“Kalau tidak dilakukan pengaturan beban, maka dampaknya bisa lebih luas. Karena itu dilakukan pemadaman bergilir agar semua wilayah tetap mendapat kesempatan menikmati listrik secara bergantian,” ujar Suheri.
Terkait keluhan masyarakat mengenai jadwal pemadaman yang dinilai tidak selalu sesuai dengan informasi yang diumumkan, Suheri menyebut hal itu disebabkan kondisi teknis pembangkit yang masih belum sepenuhnya stabil.
Ia mengatakan jadwal yang disampaikan kepada masyarakat bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kemampuan pembangkit yang tersedia.
“Kondisi sistem saat ini masih dinamis. Ada kalanya pembangkit yang direncanakan beroperasi belum bisa menyala sesuai waktu yang ditargetkan atau sebaliknya harus dilakukan penyesuaian lebih cepat untuk menjaga kestabilan sistem,” jelasnya.

