HARIANMEMOKEPRI.COM – Pemerintah Kabupaten Lingga terus mendorong pengembangan energi terbarukan sebagai solusi peningkatan layanan kelistrikan di Pulau Lingga.

Salah satu langkah dilakukan adalah menggelar survei awal rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) bersama PLN dan tim konsultan dari Institut Teknologi Bandung (ITB).

 

Survei lapangan yang berlangsung pada Sabtu (27/6/2026) tersebut menyasar sejumlah lokasi potensial, di antaranya Desa Musai dan beberapa titik di Kelurahan Daik, Kecamatan Lingga.

 

Kegiatan ini melibatkan Kecamatan Lingga, Kelurahan Daik, PLN ULP Daik Lingga, serta tim konsultan ITB.

Survei dilakukan untuk mengidentifikasi lokasi memenuhi persyaratan teknis sekaligus mengumpulkan berbagai data pendukung dibutuhkan dalam penyusunan studi kelayakan pembangunan PLTS.

 

Tim melakukan peninjauan terhadap kondisi geografis, ketersediaan lahan, kebutuhan energi masyarakat, hingga potensi pengembangan sistem kelistrikan sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan rencana proyek.

 

Camat Lingga, Sefi Hari Nugraha, mengatakan survei tersebut merupakan langkah awal penting dalam mewujudkan sistem kelistrikan yang lebih andal di Pulau Lingga.

 

“Kami menyambut baik survei awal rencana pembangunan PLTS di Pulau Lingga yang melibatkan PLN dan tim konsultan. Ini merupakan langkah positif dalam mencari solusi jangka panjang terhadap kebutuhan listrik masyarakat,” kata Sefi kepada Harianmemokepri.com, Minggu (28/6/2026).

 

Menurutnya, pemanfaatan energi surya menjadi salah satu alternatif yang dinilai mampu mendukung peningkatan pasokan listrik sekaligus memperkuat sistem kelistrikan daerah di masa mendatang.

 

Meski demikian, ia menjelaskan bahwa rencana pembangunan masih berada pada tahap awal.

Setelah survei selesai, proyek akan melalui proses analisis kelayakan, penyusunan perencanaan, penganggaran, hingga penetapan kebijakan sebelum dapat direalisasikan.

 

“Kami berharap seluruh proses tersebut dapat berjalan dengan baik sehingga rencana pembangunan PLTS ini dapat segera memasuki tahap selanjutnya,” ujarnya.

 

Sefi juga berharap hasil kajian tim konsultan memberikan rekomendasi yang positif agar pembangunan PLTS dapat segera diwujudkan.

 

Menurutnya, keberadaan PLTS nantinya diharapkan mampu meningkatkan keandalan pasokan listrik, meminimalkan gangguan kelistrikan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Pulau Lingga.

 

Rencana pembangunan PLTS ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam memperluas pemanfaatan energi baru terbarukan dan mengurangi ketergantungan pada pembangkit berbahan bakar fosil.

Jika terealisasi, proyek tersebut diharapkan menjadi salah satu fondasi penting dalam pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Lingga.