HARIANMEMOKEPRI.COM – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Koramil 05/Daik bersama personel Yonif Teritorial Pembangunan (YTP) 849/Beladau Sakti menggelar doa bersama lintas agama bersama masyarakat, Rabu malam (17/9/2025).

Kegiatan berlangsung serentak di dua rumah ibadah, yakni Masjid Al-Hira Desa Panggak Laut dan Rumah Doa GBI Daik Desa Merawang, Kecamatan Lingga.

Di Masjid Al-Hira, umat Muslim melaksanakan salat Isya berjamaah, dilanjutkan dengan pembacaan surat Yasin, doa bersama, dan tausiyah singkat oleh Ustadz Mawardi.

Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya doa dan kebersamaan sebagai wujud syukur serta upaya menjaga kedamaian.

“Doa adalah senjata orang beriman. Dengan doa, kita memohon perlindungan dan kekuatan kepada Allah agar negeri ini diberi keberkahan dan dijauhkan dari perpecahan,” ujar Ustadz Mawardi.

Acara ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 30 personel TNI dan 20 warga.

Sementara itu, doa bersama umat Nasrani berlangsung di Rumah Doa GBI Daik Desa Merawang. Ibadah dipimpin oleh Romy Tumbuki Nababan, sementara khotbah dibawakan Pdt. Tiurmawati Br Simamora. Doa bersama ini diikuti 18 personel TNI dan 15 masyarakat.

Danramil 05/Daik, Kapten Inf D. Sihombing, mewakili Dandim 0315/Tanjungpinang, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya doa lintas agama tersebut.

Momentum HUT TNI ke-80 ini mengingatkan bahwa kekuatan TNI tidak hanya pada persenjataan, tetapi juga pada kedekatan dengan masyarakat.

“Doa lintas agama malam ini menunjukkan bahwa persatuan, kebersamaan, dan doa adalah benteng sejati bangsa kita,” tegas Kapten Sihombing.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kehangatan, mencerminkan sinergi TNI bersama masyarakat dalam menjaga persatuan serta stabilitas wilayah.