HARIANMEMOKEPRI.COM — Kepala Dusun (Kadus) II Serteh, Desa Kelumu, Kecamatan Lingga, Jumardi, membantah tegas tudingan pembangunan pelabuhan di wilayahnya dikerjakan secara asal-asalan, sebagaimana yang ramai disorot melalui unggahan salah satu warga di media sosial.

Jumardi menegaskan, dirinya selalu memantau secara langsung setiap tahapan pembangunan yang berlangsung di Dusun II Serteh, termasuk pembangunan pelabuhan yang kini menjadi perhatian publik.

“Sebagai kepala dusun, saya tidak tinggal diam. Setiap proses pembangunan saya pantau langsung, bahkan saya ikut memberikan masukan terkait struktur dan kekuatan bangunan pelabuhan tersebut,” ujar Jumardi Minggu (04/01/2026).

Ia mengakui, dalam sebuah pekerjaan konstruksi, ketidaksempurnaan teknis di lapangan bisa saja terjadi, terlebih bangunan yang bersentuhan langsung dengan air laut.

Namun menurutnya, hal tersebut tidak dapat serta-merta disimpulkan sebagai pekerjaan yang dilakukan tanpa perencanaan.

“Memang setelah pelabuhan selesai dibangun, ada beberapa bagian seperti tiang yang terkikis air laut. Tapi kondisi itu langsung kami laporkan ke dinas terkait untuk segera dilakukan perbaikan,” jelasnya.