Ia juga mengingatkan, persepsi negatif yang terlanjur menyebar luas dapat berdampak pada citra daerah dan berpengaruh terhadap keberlanjutan bantuan pembangunan di masa mendatang.
“Kalau semua hal dijadikan masalah dan dipublikasikan secara luas, ini bisa berdampak buruk. Pemerintah bisa saja ragu untuk kembali membantu pembangunan di kampung kita,” tambahnya.
Lebih lanjut, Jumardi menjelaskan bahwa proses perbaikan pelabuhan sudah mulai dilakukan sejak Jumat malam dan tidak bersifat sekadar tambal sulam.
“Bukan hanya repair biasa. Tiang-tiang diperkuat kembali, dipasang mal baru, serta dilakukan pengecoran ulang agar bangunan lebih kokoh,” jelasnya.
Di akhir pernyataannya, Jumardi berharap masyarakat Dusun II Serteh dan Desa Kelumu pada umumnya dapat lebih bijak dalam menggunakan media sosial serta bersama-sama menjaga dan menghargai pembangunan yang telah diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Lingga melalui dinas terkait.
“Mari kita jaga kampung kita bersama. Gunakan media sosial secara bijak dan hargai upaya pembangunan yang dilakukan demi kepentingan masyarakat,” pungkasnya.

