Sebagai bentuk ikhtiar, keluarga juga menggelar doa bersama di rumah yang dihadiri warga dan kerabat dekat.

“Kami terus berdoa agar abang saya bisa segera ditemukan dalam keadaan selamat dan kembali berkumpul bersama keluarga,” ujarnya.

Ia menyebut kedatangan pihak desa tersebut terjadi setelah adiknya, Yunita, menuliskan kekecewaan melalui unggahan di media sosial Facebook terkait minimnya dukungan dari aparat setempat.

“Itu pun mereka datang setelah adik saya menulis status di Facebook sebagai bentuk kekecewaannya,” tambah Nurhayati.