HARIANMEMOKEPRI.COM – Ajang olahraga lari terbesar di Kabupaten Lingga, Daik Fun Run 2026, akan digelar pada 30 Agustus 2026 di Daik Lingga, bakal semakin semarak dengan keikutsertaan komunitas pelari Bigboy Project asal Tanjungpinang.
Komunitas yang aktif mengikuti berbagai event lari di tingkat regional itu menyatakan siap ambil bagian dalam kegiatan digelar sebagai upaya mendorong budaya hidup sehat sekaligus mempererat silaturahmi antarpecinta olahraga.
Koordinator tim Bigboy Project, Amirul Akbar, mengatakan kehadiran komunitasnya bukan semata-mata mengejar prestasi, tetapi juga memberikan dukungan terhadap perkembangan olahraga di Kabupaten Lingga dan menginspirasi generasi muda untuk menerapkan gaya hidup sehat.
“Kami hadir sebagai bentuk dukungan terhadap semangat pemerintah daerah dalam membangun budaya hidup sehat melalui olahraga. Kami juga ingin memotivasi generasi muda agar lebih aktif berolahraga dan memiliki semangat kompetitif yang positif,” ujar Akbar kepada Harianmemokepri.com, Rabu (29/7/2026).
Menurutnya, olahraga lari kini tidak hanya menjadi aktivitas menjaga kebugaran, tetapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan, memperluas jaringan pertemanan, hingga memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat yang lebih luas.
Ia menilai penyelenggaraan Daik Fun Run merupakan langkah positif Pemerintah Kabupaten Lingga dalam menggerakkan masyarakat untuk peduli terhadap kesehatan sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata.
Akbar mengungkapkan, sejumlah anggota Bigboy Project yang akan tampil merupakan pelari berpengalaman yang telah mengikuti berbagai kompetisi di Kepulauan Riau maupun luar daerah.
Namun, ia memilih merahasiakan identitas para atlet yang pernah meraih prestasi.
“Siapa saja yang pernah juara di tim kami, biarlah menjadi kejutan nanti. Yang jelas, kami datang bukan hanya untuk meramaikan acara, tetapi juga membawa semangat sportivitas dan motivasi bagi seluruh peserta,” katanya.
Ia menegaskan bahwa kemenangan bukanlah tujuan utama dalam sebuah kompetisi olahraga.
Menurutnya, yang lebih penting adalah menjadikan olahraga sebagai sarana membangun karakter disiplin, kerja keras, semangat pantang menyerah, serta memperkuat kebersamaan.
Selain berpartisipasi dalam perlombaan, Bigboy Project juga memandang Daik Fun Run sebagai momentum memperkenalkan potensi wisata Kabupaten Lingga kepada komunitas pelari dari berbagai daerah.
Kabupaten Lingga dikenal sebagai Negeri Bunda Tanah Melayu memiliki beragam destinasi wisata alam, sejarah, dan budaya yang dinilai berpotensi menarik minat wisatawan.
“Kami berharap Daik Fun Run tidak hanya menjadi agenda olahraga tahunan, tetapi juga berkembang menjadi event sport tourism yang mampu menarik peserta dari luar daerah untuk datang dan mengenal Lingga lebih dekat,” ungkapnya.
Menjelang pelaksanaan Daik Fun Run 2026, Amirul mengajak masyarakat, khususnya generasi muda Lingga, untuk ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
“Jangan takut untuk ikut. Menang atau kalah bukan yang utama. Yang terpenting adalah berani memulai, menjaga kesehatan, dan menikmati kebersamaan melalui olahraga,” pesannya.
Dengan bergabungnya Bigboy Project, Daik Fun Run 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi antar komunitas, menumbuhkan budaya hidup sehat, serta memperkuat citra Kabupaten Lingga sebagai salah satu destinasi sport tourism yang terus berkembang di Provinsi Kepulauan Riau.

