HARIANMEMOKEPRI.COM – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna menggelar program SAR Goes To School, memperkenalkan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) kepada 40 siswa/i SMA dan 6 tenaga pengajar di Kabupaten Natuna.

Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai tugas dan fungsi Basarnas dalam operasi pencarian dan pertolongan.

Selama kegiatan, peserta diperkenalkan dengan Alut Utama Laut milik Basarnas, KN SAR Sasikirana.

Siswa/i berkesempatan menyaksikan dan mengikuti proses olah gerak kapal, mulai dari sistem navigasi, mesin, komunikasi, hingga sistem keselamatan yang ada di atas kapal. Olah gerak dilakukan di sekitar perairan terluar Kabupaten Natuna, Pulau Senoa.

Kegiatan ini juga memberikan wawasan bagi siswa yang berminat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Basarnas, khususnya sebagai anggota awak kapal.

Kepala SAR Natuna, Abdul Rahman, mengatakan, pihaknya ingin memberikan pengetahuan langsung kepada pelajar tentang Basarnas, agar mereka termotivasi dan tertarik menjadi bagian dari Tim Pencari dan Penolong (SAR) setelah menyelesaikan pendidikan.

“Program ini melibatkan siswa dari empat sekolah, yaitu SMA Negeri 1 Bunguran Timur, SMA Negeri 2 Bunguran Timur, MAN 1 Natuna, dan SMK Negeri 1 Bunguran Timur,” terang Abdul Rahman.

Abdul Rahman menegaskan komitmen Basarnas untuk terus melaksanakan SAR Goes To School tidak hanya untuk PAUD atau TK, tetapi juga SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi di wilayah Natuna dan Kepulauan Anambas.

“Dengan kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencarian dan pertolongan meningkat, sekaligus memotivasi generasi muda untuk bergabung menjadi bagian dari Tim SAR,” pungkasnya.