HARIANMEMOKEPRI.COM — Memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan Ke 59, menandatangani kerjasama antara Kanwil Kemenkumham Kepri dengan PT Putra Tidar Perkasa, Rabu (03/2023).

Penandatanganan Kerjasama ini selain peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan Ke 59, juga disejalankan dengan syukuran Hari Bakti Pemasyarakatan Ke 59 bersama Satuan Kerja Pemasyarakatan di wilayah Tanjungpinang dan Bintan di Lapas Narkotika IIA Tanjungpinang 

Kepala Kanwil Kemenkumham Kepri Saffar Muhammad Ghodam memberikan penghargaan kepada PT Putra Tidar Perkasa sebagai Kelompok Masyarakat Peduli Pemasyarakatan ( POKMAS LIPAS ) atas perannya dalam melatih Warga Binaan Pemasyarakatan menjadi Tenaga Security, 

Baca Juga: Ombudsman RI Perwakilan Kepri Sidak Kantor Imigrasi Kelas I Batam, Lahat Siadari Minta Untuk Konsisten

Dan penghargaan kepada PT Wasco Engineering Indonesia atas kepeduliannya mempekerjakan tenaga Security mantan Warga Binaan Pemasyarakatan dari UPT Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Kepri. 

Kakanwil Kemenkumham Kepri Saffar Muhammad Ghodam dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan syukuran ini harus menjadi pemicu semangat dan kesadaran kita semua untuk selalu bekerja dengan integritas dan kerja keras. 

“Semangat dalam bekerja keras dan penuh integritas harus semakin nyata diaplikasikan, bagaimana harus bisa memberi pelayanan maksimal pada masyarakat, secara tegas tentu tidak ada pungli dalam bentuk apapun,” tegasnya. 

Baca Juga: BPMP Provinsi Kepulauan Riau Menilai Rapor Pendidikan Kota Tanjungpinang Sangat Baik Di Atas Rata-rata

Kemudian Saffar Muhammad Ghodam memberikan apresiasi kepada PT Putra Tidar Perkasa dan PT Wasco Engineering Indonesia yang memberikan kesempatan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan untuk bisa bekerja. 

Hingga saat ini, ada sekitar 59 orang mantan narapidana yang telah bekerja sebagai tenaga security yang tersebar di berbagai perusahaan di wilayah Kota Batam.

Baca Juga: Mencegah Terjadinya Karhutla, Polresta Tanjungpinang Bersama Stakeholder Terkait Gelar Apel Deklarasi

” Warga Binaan ini mereka hanya memilih jalan yang salah, kita semua harus senantiasa bekerjasama memberikan jalan yang benar agar mereka kembali dapat hidup bersama keluarga dan masyarakat dengan menjadi pribadi lebih baik,” ujarnya.***