“Bahkan, sejumlah oknum tak bertanggung jawab juga terus melemparkan batu dan botol kaca meski petugas Kepolisian telah menghimbau melalui pengeras suara agar barisan massa tidak gegabah dalam mengambil tindakan dan melanggar hukum,” lanjutnya. 

Baca Juga: Gubernur Kepri Terus Memoles Ibukota Kepri, Salah Satunya Penanggulangan Banjir Saat Hujan Tiba

Selain itu, Kabidhumas Polda Kepri Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad memberikan klarifikasi terkait informasi yang beredar tentang seorang bayi yang dikabarkan meninggal dunia selama bentrokan antara warga Rempang dan aparat

Dengan tegas Kabidhumas Polda Kepri mengkonfirmasi bahwa informasi tersebut adalah palsu (hoax). Ia berharap klarifikasi ini akan membantu menghentikan penyebaran informasi palsu yang dapat memicu ketegangan di masyarakat.

Baca Juga: BNNK Tanjungpinang Gelar Konsolidasi Kebijakan Kotan Antar Lembaga Guna Tingkatkan Anti Narkoba

“Bayi tersebut masih hidup, bahkan saat aparat keamanan menemukannya, bayi tersebut sedang tertidur pulas,” terangnya.