Kemudian memperkuat sinergitas dan kolaborasi pentahelix khususnya dalam percepatan pemenuhan capaian vaksinasi, merekrut nakes dan relawan (kesehatan, tracing, swabber, laboratoris dan vaksinator) guna meningkatkan kapasitas 3T dan kualitas pelaporan, kolaborasi SATGAS-TNI polri-perangkat kewilayahan dalam pendisiplinan masyarakat, serta optimalisasi asistensi kepada kab/kota melalui penerbitan regulasi serta pelaksanaan monev yang berkesinambungan.
“Namun sejak program vaksinasi nasional kick off pada 14 Januari 2021, per 7 Maret 2023 ini capaian vaksinasi di Kepri dosis I telah mencapai 98,64 persen, dosis II 86,45 persen, dosis III 56,76 persen, dan dosis IV 14,53 persen. Sehingga per 7 Maret 2023 ini juga kasus aktif yang ada di Kepri hanya 1 dengan total kasus sembuh mencapai 97,01 persen” ungkap Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad.
Inovasi tersebut membuahkan hasil maksimal dengan indikator PPKM di Kepri yang pada 20 September 2021 berada pada level 3 hingga pada 4 Oktober 2021 berhasil turun ke Level 1.Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM Award Tahun 2023) sendiri merupakan wujud apresiasi dari Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah, Fasyankes, Satuan TNI, dan POLRI di daerah. Launching pemberian penghargaan ini telah dibuka oleh Menko Maritim dan Investasi RI Luhut Panjaitan pada 22 Februari lalu.

