DPRD Lingga Minta Pemkab Jeli Buat Program Sejahterakan Masyarakat

Avatar of Redaksi

- Redaktur

Selasa, 5 Maret 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Lingga

Anggota DPRD Lingga

Harian Memo Kepri, Lingga — Kondisi geografis Kabupaten Lingga yang dikelilingi lautan luas, memiliki segudang potensi terutama di sektor kelautan. Terlebih lagi untuk wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil yang ada di Bunda Tanah Melayu.

Anggota Komisi II DPRD Lingga, Agoeng Soetono mengatakan, untuk mengembangkan potensi tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga harus memiliki konsep yang jelas, terutama untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat nelayan pesisir.

“Kita harus melakukan tiga hal pendekatan untuk wilayah masyarakat nelayan pesisir seperti di kecamatan induk Senayang. Baik itu pendekatan secara ekologis, administratif dan perencanaan yang baik,” kata Agoeng kepada Batamnews.co.id, Senin (4/2019).

Ia menilai, wilayah pesisir saat ini masih dipengaruhi oleh sektor kelautan. Secara administratif, Pemerintah Provinsi (Pemprov) memiliki wewenang pada batas terluar sebelah hulu kecamatan/kabupaten dan kearah laut sejauh 12 mil dari garis pantai.

Kemudian, 1/3 dari 12 mil tersebut menjadi wewenang kabupaten. “Jika dilihat dari aspek perencanaan, wilayah pesisir adalah wilayah perencanaan pengelolaan atau budidaya dan difokuskan pada penanganan isu yang akan ditangani secara bertanggung jawab,” ujarnya.

Lanjut Agoeng, peluang untuk mengoptimalkan pengelolaan wilayah pesisir di bidang perikanan, pariwisata dan pertambangan mineral harus terwujud. Tentunya hal ini mampu mendongkrak ekonomi masyarakat.

“Insya Allah ini dapat meningkatan ekonomi masyarakat pesisir dalam mendapatkan tambahan dari sumber daya hayati dan non hayati. Kemudian juga dapat lebih menggali potensi lainnya yang ada di wilayah pesisir dalam menata wilayah dan pembangunan infrastruktur,” tutur politisi Partai Hanura ini.

Tak lepas dari itu, pembangunan sarana dan prasarana juga perlu dilakukan. “Karena ketika DPRD reses, memang kehidupan masyarakat nelayan pesisir kita jauh dari kata sejahtera. Bahkan bisa kita golongkan masih tertinggal jauh dari kabupaten lainnya di Kepri,” ucap Agoeng.

Menurutnya, akibat dari belum sejahteranya nelayan tersebut, masih banyak kelompok nelayan dan koperasi nelayan di Lingga sangat membutuhkan bantuan dari pemerintah. Dengan begitu perlu perhatian serius terkait permasalahan tersebut.


Sumber  : BatamNews Co Id
 Penulis : Herdoni

Berita Terkait

Kantor SAR Natuna Lakukan Kunjungan Kerja ke Kejaksaan Negeri Natuna
Ansar Ahmad Minta Warga Kepri Tetap Waspada Banjir Rob Akibat Pasang Tinggi
Pemprov Kepri Salurkan Bantuan Hibah APBD-P 2025 Seluruh Kabupaten/Kota
Kejati Kepri Ungkap Capaian Penanganan Kasus Korupsi Sepanjang 2025
Kejati Kepri Lakukan Pergantian Pejabat Strategis, Wakajati Diah Yuliastuti Resmi Menjabat
Kejati dan Pemprov Kepri Sepakati Penerapan Pidana Kerja Sosial, Berlaku Mulai 2026
Gubernur Kepri Turun Tangan Bersihkan Gurindam 12, 50 Tong Sampah Baru Dipasang
Mardana Surya Karma Ditunjuk Kembali Pimpin DPP KPK Periode 2025–2030
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 11 Desember 2025 - 21:20 WIB

Kantor SAR Natuna Lakukan Kunjungan Kerja ke Kejaksaan Negeri Natuna

Selasa, 9 Desember 2025 - 11:47 WIB

Ansar Ahmad Minta Warga Kepri Tetap Waspada Banjir Rob Akibat Pasang Tinggi

Selasa, 9 Desember 2025 - 11:05 WIB

Pemprov Kepri Salurkan Bantuan Hibah APBD-P 2025 Seluruh Kabupaten/Kota

Senin, 8 Desember 2025 - 13:44 WIB

Kejati Kepri Ungkap Capaian Penanganan Kasus Korupsi Sepanjang 2025

Kamis, 4 Desember 2025 - 19:47 WIB

Kejati Kepri Lakukan Pergantian Pejabat Strategis, Wakajati Diah Yuliastuti Resmi Menjabat

Berita Terbaru